screenshot 2026 05 09 at 20.02.37

Akselerasi Publikasi Global, Ratusan Akademisi Ikuti Scopus Camp Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi

MAKASSAR – Dalam upaya mendorong peningkatan jumlah publikasi ilmiah berkualitas di tingkat internasional, sebuah kolaborasi strategis digelar melalui kegiatan Scopus Camp bertajuk “Panduan Publikasi di Jurnal Bereputasi Tinggi”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 26 November 2024 ini berhasil menarik antusiasme lebih dari 100 peserta melalui platform Zoom Meeting dan live streaming YouTube.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara tiga institusi pendidikan tinggi, yakni Universitas Iqra BuruUniversitas Cahaya Prima, dan Sekolah Tinggi Ilmu Maritim (STIM) Mega Buana Mamuju.

Pembukaan dan Visi Strategis 

Kegiatan dibuka dengan Opening Speech dari Ibu Umi Farida (Pembina Cendekiawan Indonesia Timur – STIM Mega Buana). Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk menciptakan ekosistem riset yang kompetitif, sehingga para dosen dan peneliti di Indonesia Timur mampu menembus jurnal-jurnal bereputasi global.

Pemaparan Materi oleh Para Pakar 

Scopus Camp ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki rekam jejak publikasi internasional yang mumpuni di bidangnya masing-masing:

  • Saidna Zulfiqar Bin Tahir (Universitas Iqra Buru) yang berbagi strategi dengan basis Scopus h-index 11 miliknya.
  • Dr. Yusriadi (Universitas Cahaya Prima) yang memaparkan taktik menembus jurnal papan atas berdasarkan pengalamannya sebagai pemilik h-index 16.
  • M. Chairul Basrun Umanailo (Universitas Iqra Buru) yang mendalami teknis penulisan artikel ilmiah dengan perspektif pemilik h-index 20.

Coaching Clinic dan Konsultasi Gratis 

Selain sesi pemaparan teori, keunggulan utama dari kegiatan ini adalah adanya sesi coaching clinic dan konsultasi gratis. Para peserta diberikan panduan langsung mengenai proses penyusunan naskah hingga tahap submisi (submit) ke jurnal internasional bereputasi. Interaksi yang intens selama dua jam tersebut memberikan ruang bagi peneliti muda untuk mendiskusikan hambatan teknis yang sering ditemui dalam proses publikasi.

Kegiatan yang dipandu oleh Gustika Sandra selaku host ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya karya-karya ilmiah mutakhir dari para akademisi di Indonesia, khususnya dalam memperkuat posisi literasi global.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *